sedang merasa lelah.. tapi nggak punya tempat untuk bersandar dan berkeluh kesah..
merasa sendiri.. karna tawaku, bahagiaku, sedihku, sakitku, nggak bisa aku bagi sama seseorang yang bisa kusebut kekasih hati..
semuanya udah nggak sama, dan nggak akan pernah sama. Aku ya cuma manusia biasa, bukan malaikat, bukan mahluk dari surga yang sempurna.. Aku juga bisa ngerasa rapuh karna merasa sudah nggak ada lagi tempat untukku berpegangan di saat aku mau JATUH, dan nggak ada lagi yang menguatkanku saat aku sedang merasa LEMAH.. Ternyata kesendirian bisa juga menjadi hal yang kejam, karna kesendirian nampaknya pelan-pelan sudah merenggut warna-warni yang pernah ada serta pelan-pelan membunuh obsesi yang dulu terlihat begitu nyata..
Mungkinkah ini sebuah pertanda bahwa tak ada lagi obsesi yang menggebu-gebu itu???
Mungkinkah ini pertanda bahwa sudah saatnya aku mengahiri semua mimpiku dan bangun untuk berhadapan dengan realita yang ada??
Tapi rasanya suLit, aku nggak bisa.. Rasanya ini bukan aku.., rasanya aku masih ingin percaya bahwa MIMPI adalah kunci untuk mencapai sebuah REALITA INDAH dalam hidup. Rasanya diri ini masih ingin mencoba meyakini bahwa di setiap obsesi yang ada pasti akan ada jalan untuk menuju ke sana..
Dan jawaban itu mengarah pada sebuah nama yang aku sendiri nggak tahu itu siapa, dimana, dan kapan datangnya.. Antara aku, KAMU, dan obsesiku cuma Tuhan yang tahu..
Aku cuma merindukan saat-saat tertawa bersama karna cerita konyoL atau obrolan garing nggak penting.. Aku cuma merindukan saat-saat menangis bersama karna romantika cinta.. Aku cuma merindukan hari-hariku yang disibukkan dengan memikirkanmu di sana sedang apa.. Dan aku cuma merindukan kenangan akan itu semua.. Karna sudah nggak ada lagi seseorang yang sibuk mencemburuiku.. Sudah nggak ada lagi seseorang yang bawel kalo aku suka pulang malem sendirian.. Sudah nggak ada lagi seseorang yang bisa marah-marah kalo sms/teLpnya nggak dibales.. Dan karenanya sudah nggak ada lagi curhat-curhat melankolis ke sahabat2ku..
Tapi sekali lagi, dengan siapa semua kerinduanku itu akan terobati cuma Tuhan yang tahu jawabnya...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment