Lama nggak update bLog.. Akibat terlalu sibuk dengan dunia luar.. Jangankan blog, nyokap aja yg satu rumah sering ketemu tapi jarang ngobroLnya. Sampe2 diprotes nyokap,"Kamu tu kayak udah lupa sama orang rumah, lupa sama mama". Itu adalah kalimat yg tidak pernah terbayangkan dalam hidup saya. Bahwa ternyata mama merindukan keberadaan saya disamping beliau. Ya Tuhan.., sungguh merasa berdosa sekali saya. Saya yg biasanya selalu punya waktu untuk mama di ahir minggu rasanya kini waktu itu betul2 langka. Berat.. Semua menginginkan berjalan seimbang, semuanya ada dalam skala prioritas yg menuntut SAMA. Mengeluh memang tidak menyelesaikan masalah, memohon agar waktu satu hari bisa lebih dari 24jam juga hal yg mustahiL. Yang bisa saya lakukan adalah memanage waktu sebaik2nya antara urusan rumah, kuLiah, 2 organisasi, EO, dan hura-hura. Yg trahir itu harus tetep ada. Bisa jadi giLa kalo diantara sekian juta kesibukan saya tidak diselipkan satu jam buat hura2. Saya kan juga manusia.., bukan robot yg bisa kerja dan berfikir nonstop tanpa istirahat dan euforia. Yhoooraaaaaaaa??
Yaaahhh.., semua ini ada hikmahnya kok. Senggaknya saya tahu bahwa hidup saya ternyata berguna untuk banyak hal dan banyak orang. Bahwa ternyata saya dibutuhkan tenaga dan pikirannya. Dan saya menjadi semakin dekat dengan Yang DiATAS.. Mungkin ini hanya sebagian keciL permasalahan dalam kehidupan saya yg panjang nantinya. Jadi kalo saya bisa melewati ini semua, nanti pasti saya bisa melewati apapun halangan di depan saya. Hanya saja, sekali lagi, saya manusia biasa, yg kadang memiliki rasa lelah dan tak berdaya untuk menjalani berbagai tanggung jawab yg kebetuLan menimpa saya. Sekarang, MUNGKIN, jiwaraga saya sedang tidak ingin menyeimbangkan semua prioritas pekerjaan dan tanggung jawab saya. Skr MUNGKIN saya sedang merasa nyaman pada pekerjaan tertentu. Dan semoga itu bukanlah dipicu karena keadaan. Dan kalaupun iya itu hanya sementara.
MUNGKIN saya sedang merindukan diri saya yang bukan siapa2, bebas menggiLa mengguncang dunia tanpa dosa. Tapi setidaknya itu bisa terobati sedikit. Ada kawand2 saya yang selalu bisa membuat saya tertawa. Ada orang2 yg bisa menjadi obat semangat saya untuk menyelesaikan ini semua. Saya juga percaya bahwa semua ini akan berahir, satu-satu diselesaikan, satu persatu kebahagiaan saya juga akan didapatkan. Semua memang butuh pengorbanan, dan pengorbanan yg besar tidak untuk mendapatkan sesuatu yg tidak besar pula. Selalu tarik nafas, berdoa, yakin bahwa Gusti Allah selalu ada untuk saya.
Dan untuk orang2 yg mungkin merasa saya lupakan, khususnya MAMA, yakinLah bahwa ini hanya sementara.. Ini semua akan berahir pada waktunya nanti. Sesuatu yg indah itu akan datang tepat pada saatnya bersama jiwaraga saya yang bebas merdeka.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment